Jangan dikira subsidi 100rb yang didapat oleh masayarakat miskin indonesia adalah penyelesaian masalah. Karena sebenarnya itu hanyalah obat penghilang rasa sakit,sementara borok atau kudisnya masih tetap ada bahkan menjalar dan menular. Jika diharapkan dengan 100rb perbulan akan meningkatkan kesejahteraan rakyat, maka entah siapa yang patut disalahkan: pemerintah yang idiot atau rakyat yang bodoh karena telah memberikan hak pilihnya untuk orang-orang yang membuat kebijakan inipada pemilu yang lalu???
Apalah arti uang 100rb/bulan jika rakyat tidak ditunjang dengan pendidikan yang baik?! Paling-paling yang dapat mereka lakukan dengan uang tersebut hanya untuk membeli persediaan seminggu minyak tanah yang--sayangnya--sudah naik pula harganya. Pada hal yang kita ketahui adalah betapa banyak minyak yang terkandung di bumi ibu pertiwi ini. Dan betapa dengan biaya mahal tempat pengolahan minyak telah dibangun. Seharusnya, sebagai negara pengexpor minyak kita mendapat surplus dari menanjaknya harga minyak dunia, tapi kenapa justru minus???
Sepantasnya sebagai warga negara yang aktif kita mempertanyakan ini!!!
Wednesday, December 7, 2005
Wednesday, October 12, 2005
My best friend
Suka heran sendiri kalo punya teman 'aneh' seperti orang dalam foto ini. Dia makhluk yang benar-benar NARSIS banget! Apapun ceritanya, embel-embelnya pasti diri sendiri. Tiada hari tanpa membuat orang yakin bahwa dia adalah orang yang serba ter-... Namun,apapun yang terjadi, tetap aja aku sayang ma dia. Oya, namanya Dedek--aku sih manggilnya gitu. Tapi banyak yang manggil dia gepenk, ga' tau kenapa mungkin karena bentuk kepalanya yang agak sedikit gepenk.
Walopun aku ngomong 'jahat' seperti ini, tetap aja Dedek tu orang yang paling sopan dan care yang aku kenal. Kadang dia sama sekali ga' pernah mnghubungi selama dua bulan, tapi nanti tiba-tiba nelfon malah curhat sambil nangis, atau datang ke rumah dan ngajakin jalan ato makan (teman macam apa coba?). Tapi tetap aja, aku sayang ma dia seperti ma sodara sendiri.
Walopun aku ngomong 'jahat' seperti ini, tetap aja Dedek tu orang yang paling sopan dan care yang aku kenal. Kadang dia sama sekali ga' pernah mnghubungi selama dua bulan, tapi nanti tiba-tiba nelfon malah curhat sambil nangis, atau datang ke rumah dan ngajakin jalan ato makan (teman macam apa coba?). Tapi tetap aja, aku sayang ma dia seperti ma sodara sendiri.
Subscribe to:
Posts (Atom)