Wednesday, December 7, 2005

oh...subsidi

Jangan dikira subsidi 100rb yang didapat oleh masayarakat miskin indonesia adalah penyelesaian masalah. Karena sebenarnya itu hanyalah obat penghilang rasa sakit,sementara borok atau kudisnya masih tetap ada bahkan menjalar dan menular. Jika diharapkan dengan 100rb perbulan akan meningkatkan kesejahteraan rakyat, maka entah siapa yang patut disalahkan: pemerintah yang idiot atau rakyat yang bodoh karena telah memberikan hak pilihnya untuk orang-orang yang membuat kebijakan inipada pemilu yang lalu???
Apalah arti uang 100rb/bulan jika rakyat tidak ditunjang dengan pendidikan yang baik?! Paling-paling yang dapat mereka lakukan dengan uang tersebut hanya untuk membeli persediaan seminggu minyak tanah yang--sayangnya--sudah naik pula harganya. Pada hal yang kita ketahui adalah betapa banyak minyak yang terkandung di bumi ibu pertiwi ini. Dan betapa dengan biaya mahal tempat pengolahan minyak telah dibangun. Seharusnya, sebagai negara pengexpor minyak kita mendapat surplus dari menanjaknya harga minyak dunia, tapi kenapa justru minus???
Sepantasnya sebagai warga negara yang aktif kita mempertanyakan ini!!!